Angkat Besi: Emas Pertama Angkat Besi Indonesia di Panggung Asian Games

Angkat Besi: Emas Pertama Angkat Besi Indonesia di Panggung Asian Games lewat Eko Yuli Irawan (Foto: Pers Kemenpora)

JAKARTA – SportsChannelIndonesia – Lifter Eko Yuli Irawan menyumbangkan medali emas untuk Indonesia, Selasa (21/8) siang di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat. Ia mengumpulkan total angkatan terbanyak 311 kg (snatch 141 kg – clean and jerk 170 kg). Inilah medali emas pertama angkat besi Indonesia pada perhelatan Asian Games.

Eko Yuli tampil lebih baik dari lifter Vietnam, Trinh Van Vinh, yang meraih perak dengan angkatan total 299 kg (snatch 133 kg-clean and jerk 166 kg). Perunggu diraih Adkhamjon Ergashev dengan total angkatan 298 kg (snatch 136 kg – clean and jerk 162 kg).

Pengurus PABBSI yang membidangi mentoring dan data, Hadi Wiharja sudah mempridiksi total angkatan itu, sehari sebelunya. “Kami memasukkan prediksi. Hasil latihan dan ujicoba Eko Yuli bisa meraih 311 di total angkatan,” prediksi Hadi, kemarin.

Kemenangan Eko ditentukan ketika lifter Vietnam itu gagal melakukan angkatan terakhir clean and jerk. Tangan peraih medali emas SEA Games 2017 itu terpelintir di batang besi sehingga ia tidak bisa mengangkat beban seberat 175 kg.

Di belakang panggung, Eko berteriak untuk meluapkan kegembiraan. ”Akhirnya bisa dapat emas…,” katanya. Pelatih kepala tim Indonesia, Dirdja Wihardja, dan beberapa pelatih lain memeluk Eko.

Begitu turun dari panggung, lifter Vietnam duduk di kursi sambil menundukkan kepala karena kecewa. Eko kemudian menunjukkan respeknya dengan menghampiri lawan. Peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu memegang pundak Vinh yang menangis kecewa.

Vinh adalah lawan tangguh Eko sejak di SEAG Kuala Lumpur. “Vinh adalah lawan yang tangguh. Kami selalu memantau dia,” ucap Hadi.

Ini merupakan medali emas pertama Eko pada ajang Asian Games. Pada Asian Games Guangzhou 2010 dan Incheon 2014, Eko selalu tertahan di peringkat ketiga. Keberhasilan Eko menjadi pemuas dahaga tim angkat besi yang sudah menantikan medali emas sejak keikutsertaan pertama kali pada Asian Games 1962.

Atas keberhasilan itu, Eko Yuli berhak atas bonus sebesar Rp 1,5 miliar dari negara. Bonus bonus lain menunggu Eko yang tengah menunggu kelahiran dari istrinya yang sedang hamil tua. Eko Widodo

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo1280 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password