Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Djarum Superliga Badminton 2017: Mutiara Cardinal, Juara Baru Tim Putri
SURABAYA - SportsChannelIndonesia - Tiga tahun beruntun, Jaya Raya berhasil menjadi juara di arena Djarum Superliga Badminton. Tetapi kali ini, Mutiara Cardinal sukses menjadi juara. Bahkan di partai final yang digelar di DBL Arena pada Sabtu (25/2) siang, tim yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat ini berhasil menang telak 3-0 atas Berkat Abadi.

Poin kemenangan pertama Mutiara Cardinal berhasil disumbangkan oleh Hanna Ramadini. Berhadapan dengan Zhang Beiwen, pebulutangkis berkewarganegaraan Amerika Serikat, Hanna sukses menang dua game langsung 21-15 dan 21-10.

Selanjutnya poin kedua berhasil disumbangkan oleh peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior 2016, Yulfira Barkah. Berpasangan dengan Tiara Rosalia Nuraidah, mereka mampu mengatasi Greysia Polii/Rizki Amelia Pradipta. Juga dengan dua game langsung 21-15 dan 21-14.

Kami berlatih bersama di Pelatnas, dan saya juga sudah hafal bola-bola Rizki. Ini menjadi keuntungan bagi saya, dan tadi di lapangan main nekat saja, ujar Tiara mengenai kemenangannya.

Sementara di game penentu, peraih medali perak Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2016, Gregoria Mariska berhasil mengatasi pemain asal Taiwan, Yip Pui Yin. Menang 21-18 di game pembuka, Gregoria sempat tertinggal 16-18. Tetapi ia tak memberikan ruang kepada Yip untuk kembali meraih angka. Gregoria pastikan kemenangan Mutiara Cardina setelah berhasil meraih lima angka beruntun, dan smes silangnya gagal dikembalikan Yip 21-18.

Kami berhasil menang dengan 3-0 ini tidak terduga. Hasil ini di luar dugaan kami, peluangnya memang tadi kami mengira menang pun akan tipis 3-2. Mungkin lawan juga cukup tegang karena melihat atlet-atlet kami bermain lepas, karena kalau dilihat dari materi pemain, pemain lawan lebih unggul, ujar manajer tim, Umar Djaidi.

Terkait kondisi Hanna yang sempat cedera di laga semifinal, Umar pun menuturkan hampir tidak menurunkan Hanna di laga final. Kami hampir tidak menurunkan Hanna. Tadi malam kami sepakat Hanna tidak akan dimainkan, tetapi mungkin pagi hari kondisi dia lebih baik, dan dia juga mungkin berpikir kapan lagi dia main untuk klub, lanjutnya.



Ini menjadi sejarah tersendiri bagi Mutiara Cardinal. Tak pernah lolos ke final sejak Djarum Superliga Badminton dimulai tahun 2007 lalu, tahun ini mereka justru bisa meraih gelar juara. Kemenangan ini pun semakin indah, saat tim Mutiara Cardinal mengandalkan atlet-atlet binaannya sendiri untuk berlaga.

Sementara itu posisi ketiga akhirnya berhasil direbut oleh Hokuto Bank. Berhadapan dengan Tjakrindo Masters, tim asal Jepang itu berhasil menang tipis 3-2 atas wakil tuan rumah itu. (*/eko)

Final Mutiara Cardinal vs Berkat Abadi;
* Hanna Ramadhini vs Zhang Beiwei 21-15, 21-10
* Tiara Rosalia Nuraidah/Yulfira Barkah vs Greysia Polii/Rizki Amelia Pradipta 21-15, 21-14
* Gregoria Mariska vs Yip Pui Yin 21-18, 21-18
* Suci Rizki Andini/Maretha Dea Geovani vs Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris (tidak dimainkan)
* Hera Desi Ana Rachmawati vs Lindaweni Fanetri (tidak dimainkan)