Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Djarum Superliga Badminton 2017: Mutiara Cardinal Tak Bisa Dianggap Remeh
SURABAYA - SportsChannelIndonesia - PB Djarum berhasil keluar sebagai juara grup B di Djarum Superliga Badminton 2017. Di laga penentuan juara grup yang digelar pada Kamis (23/2) malam, PB Djarum berhasil menang 4-1 atas Berkat Abadi.

Kunci kemenangan kami ada di tunggal pertama, Son Wan-ho bisa ambil poin untuk partai kedua dan ketiga, pemain kita sudah bisa lebih lepas. Karena peluang di partai pertama memang 50:50, apalagi kondisi Son Wan-ho tidak begitu prima. Tadinya kami mengira Berkat Abadi akan menurunkan Tanongsak, ternyata malah Tommy yang diturunkan, kami sempat lebih khawatir lagi. Tetapi akhirnya bisa menang, ujar manajer tim Fung Permadi.

PB Djarum berhasil meraih kemenangan setelah Son Wan-ho, Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Ihsan Maulana Mustofa serta Ko sung Hyun/Shin-baek Cheol sukses meraih kemenangan atas lawan masing-masing.

Penampilan Ihsan cukup baik hari ini, memang standarnya sudah harus seperti itu. Dengan pengalaman dia selama ini, dengan bertambah dewasa juga, harusnya sudah bisa menghadapi pertandingan seperti ini. Harapannya di laga berikutnya ia bisa lebih meningkatkan standar permainannya, bagaimana mengatur tempo lebih harus bisa belajar, lanjutnya.

Di semifinal, PB Djarum akan menantang runner up Grup A, Mutiara Cardinal yang dipaksa mengakui keunggulan Musica Champions. Lawan klub yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat itu, Fung tetap mewaspadai lawannya.

Lawan mutiara, mereka tidak bisa dipandang remeh. Mereka punya kekuatan merata di tunggal dan ganda. Di sektor tunggal pun kemampuannya rata, kita tidak boleh lengah sedikitpun. Peluang kami terbuka di semua partai kalau untuk menghadapi permainan beregu, apalagi semfinal, peluang kami masih 50:50. Akan sangat sulit memprediksi hasil, tetapi yang jelas kami akan mengoptimalkan apa yang dimiliki atlet-atlat kami, tambahnya.

Kemungkinan untuk menurunkan susunan pemain berbeda juga sangat tipis. Fung mengaku bahwa susunan pemain yang diturunkan di penyisihan terakhir adalah susunan terbaiknya. Jelang babak-babak akhir, akan sangat riskan untuk melakukan perubahan. Kalaupun ada perubahan akan sangat kecil, dan penyebabnya harus besar sekali. Jika tidak ada hal diluar dugaan, tidak akan banyak berubah, pungkasnya.

Laga semifinal tim putra akan digelar Jumat (24/2) mulai pukul 18.00 WIB, sementara laga semifinal putri digelar mulai pukul 14.00 WIB. (*/eko)