Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Tinjau Proses Pembangunan Infrastruktur Asian Games 2018, Wakil Presiden Jusuf Kalla Mengaku Cukup Puas
JAKARTA - SportsChannelIndonesia - Hari Minggu (26/3) siang Menpora Imam Nahrawi hadir mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meninjau Pembangunan Wisma Atlet Asian Games 2018 di Kemayoran, Jakarta. Bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono dan Ketua Umum KOI Erick Thohir, Wapres mengatakan cukup puas dengan jalannya proses pembangunan infrastruktur Asian Games 2018. 

Usai meninjau venue dan sarana dan prasana di lantai 5 Tower 2 bersama rombongan, Wapres menyampaikan pembangunan atlet village di Kemayoran sangat memenuhi syarat.

"Ini telah ada dua syarat yang dipenuhi yakni prioritas   dan syarat waktu, dua syarat ini sangat penting  sehingga terima kasih kepada pelaksana dari menterinya hingga pekerjanya di sini, mereka cukup berbakti," ujar Wapres.   "Ini baru setahun sudah jadi begini, menurut Erick Thohir dan Bu Puan perkampungan ini lebih baik dari pada perkampungan atlet di Olimpiade Rio de Jeneiro apalagi Olimpiade London," tambah Wapres bangga.  

Wapres menambahkan pembangunan keseluruhan telah berjalan 70% , Oktober 2017 mendatang sebagian besar akan selesai. Menurutnya, pasca pelaksanaan Asian Games dan Asian Paragames 2018 atlet village ini nantinya akan di peruntukkan kepada masyarakat baik untuk rusunawa ataupun hak milik dan diatur di kemudian hari.

Terkait pembangunan venue di GBK Senayan, Wapres mengatakan peninjauan sebagian venue telah mewakili keseluruhan. "Walaupun yang di lihat hanya empat venue itu sudah mewakili semua, yang terbesar adalah GBK nya kalau yanh terbesar saja selesai yang lain pasti selesai paling tidak hingga Agustus ini semua kemajuan renovasi dan pembangunan diharapkan akhir tahun ini selesai," tukasnya.  



Pria asal Makassar ini menambahkan terkait renegosiasi semua akan dilakukan sesuai penyesuaian. "Semua di negosiasikan hingga Bulan September 2017, setelah September atau setahun sebelum pertandingan itu yang tidak bisa di negosiasi, untuk venue Asian Paragames tidak ada masalah tinggal di tambahkan saja menyesuaikan atlet diffabel misal tangganya dan sebagainya, untuk saat ini utamanya untuk Asian Games dulu ya," kata Wapres.  

Menpora Imam Nahrawi yang turut mendampingi peninjauan atlet village bersama Wapres mengaku senang karena Wapres sangat puas dengan hasilnya meski waktu ditempuh baru setahun. "Alhamdulillah Pak Wapres sangat puas dengan pekerjaan yang menjadi konsen Kementerian PU Pera baik di GBK, velodrom, equestrian hingga atlet village ini karena telah mencapai 70% adalah angka yang luar biasa dan masih ada waktu hingga Oktober mendatang, terlebih saya mendapat informasi bulan Juli mendatang sudah clear, Kementerian PU Pera sangat luar biasa," urainya.

Bersamaan dengan evaluasi yang terus menerus mulai Presiden hingga Wapres Kemenpora yang bertanggung jawab atas prestasi atlet untuk Asian Games 2018 terus merinci beberapa cabang olahraga yang nantinya di negosiasi dengan OCA. "Telah diputuskan bahwa hanya 36 cabor yang akan dipertandingkan untuk itu prinsip efisiensi betul betul diperlukan," jelas Menpora.  

Pihaknya bersama dengan Satlak Prima sedang mendalami cabor apa saja yang nantinya di usulkan dengan OCA. "Minggu besok semoga selesai usul cabor mana saja yang akan diusulkan ke OCA, mohon bersabar dan kira doakan yang terbaik," tutup pria asal Bangkalan itu. (*/eko)

Foto: Kemenpora