Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
ASEAN PARA Games 2017: Pembukaan Gelorakan Semangat Pantang Menyerah

KUALA LUMPUR - SportsChannelIndonesia - Peperangan di arena olahraga ajang ASEAN Para Games IX/2017 resmi dimulai. Upacara pembukaan pesta olahraga dua tahunan negara-negara se-Asia Tenggara bagi atlet difabel itu berlangsung meriah di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu (17/9). Kontingen Indonesia penuh semangat mengikuti defile dengan target besar juara umum.

Menggelorakan semangat pantang menyerah demi meraih cita-cita kepada seluruh atlet, ofisial dan masyarakat dijadikan tema dalam acara pembukaan tersebut, seperti yang dikatakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Brigjen Khairy Jamaluddin Abu Bakar dalam pidatonya.

"Tidak ada yang bisa menghalangi kita meraih cita-cita, termasuk keterbatasan fisik maupun intelektual. Jangan menyalahkan takdir, jangan terlarut dalam keputusasaan. Kita harus berjuang terus demi meraih keinginan-keinginan besar," ujar Khairy Jamaluddin Abu Bakar.

Khairy juga menegaskan jika atlet-atlet dengan disabilitas merupakan cerminan utuh bahwa setiap manusia bisa menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri. Para atlet tersebut, lanjut dia, menumbangkan segala ketidakmungkinan yang disematkan oleh orang-orang picik kepada mereka.

"Mereka menunjukkan kepada orang-orang yang menganggap mereka tidak bisa menjadi atlet karena keterbatasan bahwa mereka bisa hadir di sini untuk berkompetisi dengan para olahragawan terbaik mewakili negaranya masing-masing," pungkasnya.

Adapun upacara pembukaan ASEAN Para Games IX/2017 disaksikan langsung lebih dari 2.000 penonton yang dibuka oleh performa marching band dan atraksi bela diri oleh personel Tentara Diraja Malaysia. Kemudian, diperkenalkan pula maskot resmi ASEAN Para Games ke-9 yaitu Para Rimau, yakni maskot SEA Games ke-29 yang menggunakan kursi roda.

Kemudian dimulailah defile atlet dari 11 negara peserta. Setelah penampilan Brunei Darussalam dan Kamboja, muncullah kontingen Indonesia yang mengenakan seragam batik dan menggunakan blankon untuk para prianya.

Stadion Bukit Jalil pun bergemuruh menyambut kehadiran kontingen Merah-Putih ketika memasuki arena defile dengan atlet angkat berat asal Sumatera Utara Anto Boy didaulat untuk membawa bendera Merah-Putih.

Sambutan itu diharapkan mampu menyemangati para atlet untuk meraih pundi-pundi emas dengan target merebut kembali juara umum setelah pada edisi sebelumnya diambil Thailand dua tahun silam,

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan penyanyi ternama Malaysia Yunalis Zarai, diselingi cuplikan video-video inspiratif, disusul sambutan-sambutan dan ditutup dengan pembukaan ASEAN Para Games ke-9 secara resmi oleh Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohd Najib bin Tun Haji Abdul Razak. "Dalam nama Allah, dengan ini saya resmi membuka ASEAN Para Games ke-9," kata Najib Abdul Razak.

ASEAN Para Games ke-9 berlangsung pada 17-23 September 2017 dan diikuti total 1.428 atlet yang berasal dari 11 negara di wilayah Asia Tenggara yaitu Indonesia, Thailand, Filipina, Kamboja, Singapura, Laos, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Timor Leste dan tuan rumah Malaysia.

Sementara itu,secara keseluruhan di hari pertama perhelatan, Indonesia sukses mengemas dua medali perunggu dari cabang olahraga balap sepeda yang disumbangkan oleh M Fadli Immanuddin ketika tampil di nomor Track putra 1 Kilometer kelas C4. Kemudian perunggu kedua juga diraih ditempat yang sama melalui Sufyan Sauri ketika tampil di kelas C5.

Sedangkan cabang olahraga tenis meja beregu baik putra maupun putri Indonesia di hampir semua kelas sukses melumat para lawan-lawannya dengan kemenangan 3-0, seperti halnya Filipina, Thailand, Singapura, Vietnam. Adapun pertandingan beregu tenis meja sendiri digelar dengan format setengah kompetisi atau round robin.  

Begitu pula dengan tim goal ball putra Indonesia. Dilaga pertamanya sukses melumat Laos dengan skor telak 22-12 ketika berlangsung di Hall 8 Malaysian International Trade and Exhibition Center (MITEC), selanjutnya tim goal ball Indonesia akan ditantang Kamboja, Senin (18/9/2017).

Semoga rentetan hasil positif di hari pertama juga terjadi di hari-hari selanjutnya, sehingga target mencapai 107 medali emas dan merebut kembali predikat juara umum dapat terwujud di Negeri Jiran ini. */Eko Widodo

PEROLEHAN MEDALI [KLIK DI SINI]

Sumber: Tim Media Kontingen APG Indonesia 2017