Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Bola Basket Putri: Delapan Tim Ikut Serta Kompetisi Piala Srikandi

JAKARTA – SportsChannelIndonesia - Delapan tim basket putri akan berlaga di ajang Srikandi Cup 2017-18 (Kompetisi Basket Putri Indonesia musim 2017-2018). Kepastian ini dirilis resmi, setelah pada Sabtu (2/9) siang dilakukan manager meeting, para perwakilan klub tersebut menyatakan siap mengikuti liga basket putri yang akan memperebutkan piala Srikandi.

Kedelapan klub tersebut yakni juara bertahan Surabaya Fever, Sahabat Semarang, Merpati Bali, Merah Putih Samator Jakarta, Tanago Friesan Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, Flying Wheel Makassar, dan GMC Cirebon. Meski pada pertemuan awal GMC Cirebon dan Tanago Jakarta absen, namun Koordinator Liga Putri Srikandi Cup, Deddy Setiawan menyatakan 8 tim tersebut  berkomitmen untuk mengikuti Kompetisi Basket Putri yang akan terbagi selama 4 seri (3 seri reguler, 1 seri play-off, dan grand final).

“Liga Putri akan memperebutkan Piala Srikandi dan akan diikuti oleh 8 tim. Kami akan memulai di akhir bulan November. Rencananya seri 1 dilaksanakan di Makassar," jelas Deddy.

"Hingga saat ini persiapannya sudah 70%. Dengan semangat kebersamaan kita semua akan saling membantu dalam pembiayaan. Kami akan concern kemasalahah data statistik dan juga pemberitaan liga putri yang rutin," tambah Deddy.

"Harapan kita bersama, tentunya Srikandi Cup bisa mendapatkan sponsor dan juga mendapatkan dukungan dari media. Hal lainnya, digelarnya liga putri ini diharapkan bisa membantu menjaring para pemain yang nantinya akan berlaga di Asian Games tahun depan ” ujar Deddy yang juga pemilik klub Merpati Bali.

Srikandi Cup musim ini disesuaikan dengan persiapan timnas putri di ajang Asian Games tahun depan. Seri 1 digelar di Makassar akhir November. Seri ke-2 di Surabaya Januari 2018. Seri ke-3 di Jakarta atau Tangerang Selatan pada Maret 2018. Babak play-off dan grandfinal berlangsung di Cirebon pada April 2018.

“Musim ini kami sepakat mengikuti agenda pemusatan latihan (TC) timnas Asian Games. Oleh karena itu kompetisi harus selesai pada bulan April. Musim depan kita akan mencoba menambah seri dan kota penyelengaraannya,“ ucapnya lagi.

Danny Kosasih, Ketua Umum PP Perbasi dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada 8 tim yang akan berlaga. Perbasi siap membantu dalam hal perwasitan dan memberikan penataran kepada perangkat pertandingan. Ia juga berharap liga putri ke depannya akan semakin baik dari segala semua aspek.

Rapat persiapan Srikandi Cup 2017-18. (Foto: Dana Adinegara Purba)

“PP Perbasi akan mendukung dari sisi perwasitan dan memberikan pelatihan kepada para perangkat pertandingan. Misalnya 1 hari sebelum seri dimulai akan diadakan workshop dan juga mensosialisasikan peraturan FIBA terupdate supaya penyelenggaraan liga putri semakin maju. Masukan saya, delapan tim peserta wajib membawa 1 referee berlisensi A dan juga penyelenggara di empat kota tersebut harus memberdayakan SDM wasit lokal. Kami hanya akan membantu menyediakan 2 wasit nasional setiap serinya. Dengan demikian diharapkan adanya transfer ilmu dan kualitas pertandingan akan terjaga mutunya,” kata Danny.

Menatap seri pembuka Srikandi Cup pada November mendatang, Flying Wheel Makassar selaku tuan rumah mengaku antusias dan siap menyelenggarakan dengan sebaik mungkin. “Kami siap menjadi tuan rumah seri pertama. Tentunya banyak hal positif yang bisa kami petik dari Srikandi Cup musim ini," kata Kwandy, asisten pelatih Flying Wheel Makassar.

"Salah satunya adalah pemain kami bisa semakin belajar meningkatkan level permainan mereka. Sehingga, untuk menjadi pemain nasional terbuka lebar. Namun pastinya kami harus membuktikan bahwa kami layak. Semoga suatu saat nanti akan banyak pemain asal Makassar yang bisa memperkuat timnas basket Indonesia,” tambah Kwandy.