Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Dian Arifin Tidak Berani Targetkan Medali di 2018

JAKARTA - SportsChannelIndonesia - Dian Arifin, Ketua Bidang Pembinaan PB PERSANI, tidak berani menargetkan perolehan medali pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Hasil perjuangan para pesenam Indonesia pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, yang berupa satu emas, dua perak dan enam perunggu, belum membuatnya optimistis untuk bersaing hingga perebutan medali pada AG 2018.

“Kami paling berani mengincar peringkat 5. Kalau medali berat. Paling mungkin perunggu, tapi kita harus kerja sangat keras” katanya dalam percakapan lewat WA dengan jurnalis SCI,  Kamis (7/9).

Persaingan di lantai senan Asian Games memang sudah mendekati kompetisi di tingkat dunia karena setidaknya di sana terdapat pesenam-pesenam elite dari China, Jepang, dan Korea.

Prestasi para pesenam putri dan putra Indonesia di bawah pelatih kepala Eva Butarbutar pada SEA Games 2007 bisa disebut melebihi target yang dibebankan oleh Satlak Prima.

Satlak, menurut Dian, tidak memancang target emas untuk senam. “Tapi kami sendiri yang berani pasang target emas, dan Alhamdulillah berhasil,” ujar Dian, peraih medali emas pada SEA Games 1979, 1981, dan 1985.

Emas tunggal yang akhirnya dibawa pulang tim senam Indonesia dari SEA Games 2017 dipersembahkan oleh Rifda Irfanlufti pada nomor “vault” setelah melalui proses peninjauan nilai.

Juara nomor tersebut mulanya jatuh kepada pesenam tuan rumah Malaysia, sementara Rifda mendapat perak. Tapi setelah diprotes berdasarkan perhitungan poin juri, panitia membatalkan gelar tersebut dan memberikannya kepada Rifda. Dian dua kali bersyukur  atas raihan emas itu, sebab hal itu terjadi pada hari ulang tahunnya yang ke-55. “Alhamdulillah, ini hadiah istimewa dari Tuhan,” katanya.

Test event

Tentang AG 2018, Dian mengatakan pihaknya masih akan melakukan seleksi pemilihan atlet pada sekitar bulan November nanti. 

Setelah itu sebagian di antaranya akan diterjunkan ke kejuaraan Asia Remaja (Youth Asian Championships} yang akan berlangsung di Jakarta, April 2018.

“Itu sekaligus merupakan test event Asian Games,” tutur Dian. Ditambahkannya, yang lebih memerlukan test event adalah panitia penyelenggara, bukan para atlet.

Untuk persiapan atletnya sendiri Dian dan tim pelatih kini tengah menyusun proposal untuk mengadakan training camp di Eropa. “Lagi menghitung biayanya,” tambahnya. Sumohadi Marsis