Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Indonesia Maksimal Perunggu, Thailand vs Malaysia di Final

JAKARTA - SportsChannelIndonesia - Tim nasional muda Indonesia akhirnya hanya akan bisa membawa pulang maksimal trofi  perunggu dalam turnamen Piala AFF U-18 yang sedang berlangsung dii Yangon, Myanmar. Peringkat ketiga dalam turnamen yang diikuti sebelas negara Asia Tenggara itu menjadi imbalan terbaik setelah dalam babak semifinal melawan juara bertahan Thailand, Jumat (15/9) sore, Indonesia menderita kekalahan tipis 2-3 melalui adu penalti.

Adu tendangan bebas dari jarak 12 meter itu menjadi satu-satunya cara untuk memperoleh pemenang setelah selama 2x45 menit kedua tim remaja itu sama-sama tidak mampu mencetak gol.

Dari sisi peluang mencetak gol, Muhamad Rafly, Egy Maulana dan kawan-kawannya lebih unggul. Bahkan ketika sepanjang babak kedua pasukan Garuda Muda harus tampil dengan sepuluh pemain,  Egy, Witan Suleman, dan Hanis Saghara masih mampu mengancam gawang Thailand.

Indonesia kehilangan salah seorang pemainnya, Sadil Ramadhani, yang baru masuk pada ujung babak pertama untukk menggantikan striker Feby Eka Putra karena menyikut seorang pemain Thailand yang lebih dulu melakukan pelanggaran ringan.

Dalam adu penalti, lima kali bagi setiap tim, hanya Egy dan Muhamad Lutfi yang berhasil menjebol gawang Thailand sementara Muhamad Iqbal, Nur Hidayat dan Rifat Muaarabessy gagal.

Di pihak Thailand, tiga dari empat eksekutornya berhasil menaklukkan kiper Garuda Muda Muhamad Aqil Savik, sehingga penendang kelima tidak menggunakan haknya karena mereka sudah unggul 3-2.

Dalam partai final Minggu (17/9), Thailand akan mempertahankan gelarnya melawan  Malaysia yang  dalam semifinal melawan tuan rumah Myanmar, Jumat malam, menang tipis 5-4, juga melalui adu penalti untuk mengakhiri kebuntuan skor tanpa gol.

Sebelum itu (mulai pukul 15.30 WIB) Egy Maulana dan kawan-kawan akan bertarung melawan Myanmar   untuk memperebutkan peringkat ketiga.

Lebih unggul

Hasil terbaik Indonesia dalam turnamen Piala AFF U-18 yang kini telah mencapai 14 edisi ini terjadi pada 2013 dengan tampil sebagai juara.
Pasukan hebat Indonesia waktu itu ditangani oleh pelatih yang sama dengan sekarang, Indra Sjafri. Bahkan kemudian mereka maju ke putaran final Piala AFC U-19 dengan antara lain menundukkan tim favorit Korea Selatan.

Dalam semifinal 2017 melawan Thailand kemarin, Indonesia sebenarnya lebih unggul. Paling sedikit enam peluang emas mereka dapatkan untuk menciptakan gol, namun Egy, Witan dan Hanis berturut-turut gagal dalam penyelesaian akhir.

Pasukan Garuda Muda juga tetap produktif menyerang meski sepanjang babak kedua harus tampil dengan sepuluh pemain akibat Sadil terkena kartu merah.

Kepada jurnalis SCI pelatih Indra menyatakan para pemainnya masih harus banyak belajar sepakbola. "Mereka masih butuh banyak pengalaman bertanding di turnamen," tambahnya.

Sementara Sekretaris Menteri (Sesmen) Kemenpora, Gatot S Dewa Broto memberikan dukungan lewat akun media sosial [@gsdewabroro). "Timnas sepakbola Indonesia bersama coach Indra Sjafri sudah menunjukkan prestasi yang luar biasa. Salah satu aset besar bangsa Indonesia," kata Gatot. Sumohadi Marsis