Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Korea Open Super Series 2017: Luar Biasa, Greysia/Apriani Bekuk Peraih Perak 

SEOUL - SportsChannelIndonesia - Pasangan ganda putri, Greysia Polii/Apriani Rahayu akhirnya berhasil melangkah ke babak perempat final Korea Open Super Series 2017. Keduanya memastikan kemenangan setelah menghentikan laju peraih medali perak Kejuaraan Dunia 2017, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota asal Jepang. Dalam waktu 75 menit, Greysia/Apriani menang rubber game 14-21, 21-17 dan 21-13.

Bermain tenang, dikatakan Greysia/Apriani sebagai kunci kemenangan mereka kali ini. “Kuncinya kami main lebih tenang dan menjaga pikiran saya. Karena lawan runner-up Kejuaraan Dunia, Apri sempat kepikiran. Tapi di lapangan pelatih dan kak Greys, mengingatkan Apri untuk nggak mikirin hal itu. Dengan kesiapan dan kemampuan kami, kami harus lebih yakin, akhirnya kami coba tampil lebih fokus dan nothing to lose,” kata Apriani kepada badmintonindonesia.org.

Meski menang, Greysia/Apriani mengaku sempat bingung saat bermain di game pertama. Mereka beberapa kali tampak kewalahan mengatasi permainan Fukushima/Hirota.

“Game pertama kami belum dapet mainnya dan bingung di lapangan. Hawanya juga masih belum enak di lapangan. Akhirnya kak Greys juga mengajak Apri untuk bisa membawa hawa permainan biar lebih enak. Hampir ngedown juga gara-gara Apri mati sendiri terus,” ungkap Apriani lagi.

Dalam laga game pertama yang berlangsung di SK Handball Stadium, Seoul, Greysia/Apriani membuka keungulan tipis di awal game pertama dengan 2-0. Sayang setelah itu, Greysia/Apriani justru banyak melakukan kesalahan sendiri. Mereka tertinggal 3-5 hingga 9-11 pada interval pertama. Greysia/Apriani pun beberapa kali tampak kewalahan menerima serangan Fukushima/Hirota.

Ketertinggalan Greysia/Apriani berlangsung hingga akhir game pertama. Mereka terus berada di bawah tekanan lawan dan kalah 14-21.

Dominasi pasangan Jepang masih terasa hingga di game kedua. Greysia/Apriani tertinggal 0-4 dari Fukushima/Hirota. Namun secara perlahan, Greysia/Apriani mendekati perolehan poin lawan menjadi 4-5. Pasangan Indonesia ini pun membalikkan keadaan dengan keunggulan 9-6, 11-9 dan menang 21-17.

Masuk ke game penentu, Greysia/Apriani tak mau kehilangan kesempatan. Mereka terus memacu poin demi poin hingga akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 21-13.

“Dari sebelum-sebelumnya kami belajar dari kekalahan kami dan penampilan yang kurang konsisten. Jadi pas di sini kami mau coba menerapkan hal tersebut. Secara kemampuan dan kualitas kami sama levelnya dengan lawan. Saya juga selalu mengingatkan Apri kalau kualitas kami sama. Mentalnya harus lebih stabil dan nggak down sendiri. Yang penting lebih ke pikiran yang positif aja, kalau teknik kan bisa terus dilatih seiring berjalannya waktu,” ujar Greysia.

Selanjutnya di babak perempat final, Greysia/Apriani akan berhadapan dengan unggulan satu asal Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Laga ini akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan tersebut.

“Buat besok harus lebih yakin lagi aja di lapangan dari pada hari ini. Dari hasil hari ini Alhamdulillah saya mendapat keyakinan lagi terhadap diri saya sendiri,” jawab Apriani. Eko Widodo

 

Sumber: Humas dan Publikasi PB PBSI; badmintonindonesia.org