Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Pasca Kegagalan SEA Games 2017: Menpora Gelar Evaluasi dengan Induk Olahraga

JAKARTA - SportsChannelIndonesia - Menpora Imam Nahrawi menggelar rapat tertutup dengan sejumlah stakeholder olahraga Tanah Air untuk evaluasi SEA Games ke-29 Kuala Lumpur 2017. Rapat evaluasi digelar di lantai 3 Gedung Kemenpora, Senayan Jakarta, Senin (4/9), mulai pukul 10.40 WIB. Selain Menpora Imam Nahrawi, hadir pula Ketua KOI Erick Thohir, Wakil Ketua KONI Suwarno, Ketua Satlak Prima Achmad Soetjitpto, dan beberapa perwakilan pengurus cabang olahraga.

Pertemuan antara stakeholder olahraga Indonesia Menpora, KONI, KOI, Satlak Prima dan perwakilan induk cabang usai SEA Games lalu. Olahraga Indonesia memang sedang terpuruk usai hasil buruk di Kuala Lumpur 2017. Indonesia menempati peringkat kelima dengan perolehan medali 38 emas 63 perak 90 perunggu. Indonesia pun gagal memenuhi target 55 medali emas. Capaian itu menjadi yang terburuk sepanjang keikutsertaan Indonesia di SEA Games.

Wakil Ketua KOI, Muddai Madang, mengatakan rapat masih berlangsung dan baru membahas mengenai laporan Satlak Prima.

"Rapat tadi baru laporan Satlak Prima tentang kondisi apa yang dialami di SEA Games. Namun banyak kesimpulan target banyak yang meleset. Seperti nomor maraton itu tidak terprediksi sama sekali. Ini jadi kelemahan kita karena tidak bisa baca kekuatan lawan," kata Muddai Madang, wakil ketua KOI. yang izin tidak mengikuti rapat sampai usai.

Muddai juga menyorot kegagalan Olimpian Maria Londa yang hanya meraih perak. Itu perlu ditelaah. Meskipun banyak kecurangan dan SEA Games ini menjadi yang paling jelek, tapi kita harus siap," tambah Muddai.

Soal anggaran pun disorot Muddai. "Paling penting adalah penggunaan anggaran. Kalau banyak menggunakan APBN, tentu akan banyak kendala karena banyak aturan yang harus dilalui. Jadi harus mencari solusi lain untuk anggarannya," kata Muddai. Eko Widodo