Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Pembinaan, TC, dan Sport Intelligence, Kunci Sukses

KUALA LUMPUR - SportsChannelIndonesia - Deputi Perdana Menteri Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi didampingi Menteri Belia dan Sukan Brigjen Khairy Jamaluddin, menutup secara resmi ASEAN Para Games ke-9, di Stadium Bukit Jalil, Kompleks Sukan Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (23/9) malam. Kontingen Indonesia pulang dengan kepala tegak karena ambisi rebut tahta juara umum dalam genggaman, sekaligus target medali emas lampaui target yang ditetapkan.

Hanya ada satu ungkapan yang sangat layak disandangkan untuk skuad Merah Putih. Tim Indonesia di bawah CdM Bayu Rahadian dan Ketua NPC Senny Marbun tampil luar biasa. Raihan 126 emas 75 perak 50 perunggu, melampaui target 107 emas sekaligus meninggalkan jauh tuan rumah Malaysia di tempat kedua dengan 90 emas 85 perak 84 perunggu, menjadi bukti.

Prestasi di masing-masing cabang pun menggembirakan. Para atletik, yang punya beban target tertinggi 36 medali emas, kenyataannya mampu capai 39. Para renang, target 32 raih 40. Catur, target 12 dapat 14. Bulutangkis, target 7 sabet 8.  Para tenis meja, target 12 peroleh 14. Para angkat berat on target, 7 dapat 7.

Bahkan yang berangkat untuk pemanasan alias tanpa beban target mempersembahkan medali, seperti para balap sepeda dapat 2 emas, para panahan dapat 1 emas, CP sepak bola 1 emas, dan hanya goalball yang belum mampu sumbang medali. Pada perebutan perunggu, tim goalball Indonesia ditundukkan Laos.

Kunci keberhasilan itu semua didapat dari berbagai sinergi, antar lain pembinaan dan pemusatan latihan yang terukur. Juga dengan kelengkapan data atlet internal, dan kemampuan meneropong (sport intelligence) akan data atlet seluruh lawan-lawan tanding serta dukungan pemerintah dan berbagai pihak.

"Terima kasih atas dukungan pemerintah melalui Kemenpora. Keberhasilannya ini salah satu faktornya adalah kesempatan TC 1 tahun, kesempatan untuk menyeleksi atlet untuk masuk TC yang lebih pas. Perhatian Menpora untuk NPC luar biasa dan teman-teman atlet terpacu utk membalas kekalahan Indonesia di SEA Games", kata Ketua NPC Senny Marbun dalam situs Menpora.

Sekjen NPC, Pribadi,  menambahkan dirinya bersyukur atas keberhasilan ini. "Data kita sudah lengkap, baik internal atlet sendiri maupun eksternal seluruh lawan. Itu menjadi salah satu kunci kesuksesan. Untuk Asian Para Games kita sudah punya modal yang kuat untuk melanjutkan perjuangan mengharumkan nama bangsa," katanya bangga.

CdM Indonesia Bayu Rahadian tak mampu menyembunyikan kegembiraannya.  Semua cabor menyelesaikan pertandingan dan Indonesia tak tergoyahkan mulai hari pertama hingga terakhir.

"Motivasi besar justru lahir dari Pak Menteri. Saat saya melaporkan bahwa target peringkat ke-2, beliau mengatakan kalau dari auranya ini bisa juara umum. Sejak itu para atlet termotivasi," ucap Bayu.

"Efek dorong lagi muncul dari kolam renang, saat hari pertama langsung tancap gas sabet 11 emas. Itu langsung menularkan semangat keseluruh cabor sampai CP Sepakbola yang tanpa target dapat emas. Saat sudah menang di hari kemarin pun terbukti tenis meja hari ini tak memberi kesempatan medali lepas ke negara lain sampai akhir seluruh pertandingan," tambah Bayu.

"Luar biasa, terima kasih perjuangan anak-anak atlet, pelatih, official, seluruh kontingen dan dukungan serta doa seluruh rakyat Indonesia," tambah Bayu.

Upacara penutupan ditandai dengan pemadaman api abadi simbol semangat membara para atlet. Juga dengan penyerahan bendera ASEAN Para Games dari Ketua Paralimpik Malaysia Sm Nasarudin Sm Nasimuddin kepada Ketua Paralimpik Philipina Michael I Barreda. Penyerahan itu sebagai tanda bahwa selanjutnya pesta difabel Asia Tenggara akan digelar di Filipina.

Khairy Jamaluddin menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat di ASEAN Para Games dan ucapan selamat atas kemenangan Indonesia menjadi Juara Umum. "Terima kasih kepada MASOC, para volunteer, dan semua yang terlibat. Selamat untuk Indonesia yang menjadi juara umum," ucapnya.

HASIL LENGKAP PEROLEHAN MEDALI [KLIK DI SINI]

Negara Emas Perak Perunggu
1. Indonesia 126 75 50
2. Malaysia 90 85 84
3. Thailand 68 73 94
4. Vietnam 40 61 60
5. Philipina 20 20 29
6. Myanmar 11 15 17
7. Singapura 10 18 24
8. Brunei 2 6 6
9. Timor Leste 2 0 1
10. Kamboja 0 5 5
11. Laos 0 4 4

Sumber: website Kemenpora