Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
POPNAS XV: Media Penting Ciptakan Atlet Masa Depan Indonesia

SEMARANG - SportsChannelIndonesia - Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dibuka Selasa (12/9) malam di Semarang Jawa Tengah. Pekan olahraga se Indonesia ini mempertemukan atlet pelajar se Indonesia. Tujuan yang disandang POPNAS adalah tempat mengasah kemampuan dan meningkatkan adrenalin berprestasi atlet pelajar se-Indonesia.

Pembukaan POPNAS dilakukan oleh Menteri Pemuda, Imam Nahrawi, didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Ketua Umum Panitia Pelaksana, Sri Puryono. Pembukaan dilakukan di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang. Pembukaan dilakukan dengan parade kontingen mengelilingi Simpang Lima, pertunjukan seni, dan atraksi musik.

POPNAS 2017 diikuti 6.200 atlet dari 34 daerah. Ada 21 cabang olahraga resmi dan 4 cabang eksibisi. POPNAS 2017 yang digelar 10-21 September memperebutkan 991 medali dengan rincian 287 emas 287 perak dan 417 perunggu. Menurut Sri Puryono, POPNAS adalah event untuk meningkatkan level ke internasional.

Jateng, tuan rumah POPNAS 2017 menargetkan menjadi juara umum. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo berharap Jateng bisa menjadi juara umum. “Jateng bermodalkan semangat tinggi dan persiaopan yang sempurna. Saya berharap target juara umum tercapai. Apalagi Jateng menjadi tuan rumah,” ucap Ganjar. “Saya berharap semua atlet bertanding secara sportif dan menjunjung tinggi fair play.

Jateng mengirimkan 383 atlet dan bertanding dalam 21 cabang dan 4 cabang eksibisi.

Juara bertahan, Jawa Barat optimistis bisa mencapai hasil maksimal. Penanggung jawab kontingan Jabar, Nandang Saptari, tidak mudah bagi Jawa Barat mempertahankan gelar juara. “Namun kami optimistis,” ucap Nandang.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, POPNAS merupakan kompetisi usia dini yang penting bagi masa depan olahraga Indonesia. POPNAS ialah fondasi untuk memastikan di masa yang akan datang Indonesia tidak akan kekurangan atlet.

"POPNAS menjadi penting karena dengan kompetisi usia dini seperti pelajar dan mahasiswa ini ke depan bangsa Indonesia memastikan masih banyak stok atlet berprestasi. Tanpa hal itu kita akan defisit atlet, dengan berbasis pendidikan agar selain berprestasi di bidang olahraga juga berprestasi di bidang akademik," ucap Menpora.

"Kepada seluruh atlet, juri dan wasit harus berlaku sportif dan jujur, Jawa Tengah memiliki potensi luar biasa terbukti Hari Olahraga Nasional juga telah digelar di Jawa Tengah," tutupnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sampaikan ungkapan terimakasih karena Jawa Tengah dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan POPNAS XIV 2017. Seluruh panitia diharapkan dapat melayani para atlet, ofisial, wasit dan seluruh stakeholders olahraga dengan baik agar POPNAS berjalan baik dan lancar.

"POPNAS diharapkan menjadi suatu media untuk melakukan cecking terhadap pelajar dan atlet muda yang akan diukur untuk menjadi atlet berprestasi nasional membawa nama harum bangsa dan negara. Para wasit harus fair dan adil juga para atlet harus bermain sportif karena di balik kompetisi ada persaudaraan, silaturahmi dan NKRI yang harus dijaga," pesan Ganjar.

POPNAS XIV 2017 akan mempertandingkan 21 cabang olahraga dengan 287 nomor pertandingan, beberapa cabang olahraga (cabor) diantaranya angkat besi, atletik, basket, badminton, dayung, gulat, judo, karate, panahan, pencak silat, renang, senam, sepak bola, sepak takraw, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, tenis meja, tinju, voli indoor, dan voli pasir.

Terdapat empat cabor yang berstatus eksebisi yakni sepatu roda, anggar, panjat tebing dan wushu. POPNAS XIV 2017 akan dilangsungkan pada 12-20 September di sejumlah kota di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo, Kendal, Grobogan serta Surakarta. Eko Widodo

 

Sumber: Kemenpora; Kompas