Plaza Kemang 88 Lt. 2 Unit 2B DKI Jakarta, Indonesia   sportschannelindonesia@gmail.com   +62 21 7193387 +62 82123848781
NEWS
Soal Bendera Terbalik di Buku Panduan SEA Games XXIX, Menpora Kaget dan Indonesia Akan Ambil Sikap

KUALA LUMPUR - SportsChannelIndonesia - Kuala Lumpur - Pembukaan SEA Games 2017 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (19/8) berlangsung meriah. Permainan tata cahaya menjadi awal pembuka SEA Games ke-29 tersebut.

Ketika nama Indonesia disebut, seluruh penonton yang hadir, termasuk warga Malaysia bergemuruh. Mereka menyambut hangat kedatangan kontingen Indonesia yang dipimpin atlet renang Indonesia, I Gede Saman Sudartawa.

Sayang, pembukaan SEA Games ke-29 di Malaysia tercoreng dengan gambar bendera Indonesia terbalik. Pada buku panduan yang diterima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, warna merah pada bendera Indonesia justru berada di bagian bawah.

Hal tersebut terkuak setelah Menpora, pada akun Twitter miliknya memposting foto sebuah buku yang diduga diterbitkan penyelenggara SEA Games, Sabtu (19/8). Menpora melalui jejaring sosial menyebut insiden tersebut merupakan keteledoran yang menyakitkan Bangsa Indonesia.

Pembukaan #SEAgame2017 yg bagus tapi tercederai dg keteledoran fatal yg amat menyakitkan. Bendera kita....Merah Putih. Astaghfirullaah... pic.twitter.com/k92SlDdBqB
— Imam Nahrawi (@imam_nahrawi) August 19, 2017

Pemerintah Indonesia akan mengajukan protes kepada Panitia Penyelenggara SEA Games (MASOC) sehubungan dengan bentuk bendera Indonesia yang terpampang di buku panduan SEA Games XXIX.Pada Majalah yang dimasukkan dakam goodie bag souvenir pembukaan SEA Games XXiX di halaman 80 terpampang bendera dalam bentuk kotak tanda panah berwarna Putih Merah.

"Saya kaget setelah melihat bendera Indonesia dalam posisi terbalik di buku panduan SEA Games XXIX," ujar Imam Nahrawi usai menyaksikan Pembukaan SEA Games XXIX di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (19/8) malam. Lebih lanjut, Imam mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Menko PMK untuk langkah selanjutnya.