breaking news New

Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua

  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
  • Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua
Badminton Asia Championships 2018: Tundukkan Wakil Jepang, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua

WUHAN, CINA – SportsChannelIndonesia – Babak pertama Badminton Asia Championships 2018 berhasil dilewati Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pasangan unggulan pertama ini menang straight game dari Yuki Kaneko/Koharu Yonemoto (Jepang), dengan skor 21-18, 21-12.

Tontowi/Liliyana mengawali pertandingan dengan cukup baik, mereka memimpin perolehan skor. Penampilan Liliyana yang begitu lihai di depan net, seringkali mengecoh pergerakan pasangan Jepang. Namun saat Tontowi/Liliyana unggul jauh 18-12, Kaneko/Yonemoto berhasil mendekat, kedudukan menjadi 18-17.

“Dari awal sudah benar mainnya, tapi agak kendor di poin-poin akhir. Ini yang harus menjadi koreksi buat kami, jangan gampang buang dua, tiga, empat poin, nggak kerasa lawan sudah mengejar, kami panik. Di saat-saat seperti ini, saya juga harus banyak mengingatkan Owi,” kata Liliyana kepada Badmintonindonesia.org.

“Saat itu saya memang banyak mengarahkan shuttlecock ke atas, dan pertahanan saya kurang siap. Di game kedua, pasangan Jepang ini tidak mudah dimatikan, ditambah lagi kondisi shuttlecock yang berat,” Tontowi menjelaskan.

Tontowi/Liliyana mengaku rindu kembali naik podium juara. Keduanya terakhir kali menjadi jawara di event akbar World Championships 2017 di Glasgow, Skotlandia. Soal pengalaman, strategi dan kekuatan mental tentunya sudah dimiliki pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini. Keduanya kini lebih fokus mengatur kondisi dan stamina mereka di tengah persaingan dengan pemain-pemain muda.

“Kami lebih persiapkan stamina karena shuttlecock di sini berat, jadi untuk kami pemain yang nggak muda lagi, harus pintar-pintar atur kondisi di situasi seperti ini,” ujar Liliyana.

“Buat saya sekarang dari babak awal semua lawan itu berat, karena yang kami lawan itu pemain-pemain muda semua. Pasti mereka lebih cepat, lebih kuat, jadi kami banyak main di strategi dan untuk menerapkan ini, butuh komunikasi yang baik dengan pasangan,” tambahnya.

Sementara itu, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ditaklukkan Tan Chung Man/Tse Ying Suet (Hong Kong), dalam dua game langsung, 16-21, 12-21. Masih ada satu wakil ganda campuran lagi, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto yang akan bertanding siang ini melawan Sachin Dias/Thilini Pramodika Hendahewa (Sri Lanka). Eko Widodo (eko@sportschannelindonesia.co.id)

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo1195 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password