Bulutangkis: Jonatan Petik Pelajaran Berharga di Laga Kontra Chen Long

Bulutangkis: Jonatan Petik Pelajaran Berharga di Laga Kontra Chen Long (Foto: Humas PP PBSI)

JAKARTA – SportsChannelIndonesia – Satu kemenangan lagi berhasil diraih tim putra Cina pada ajang final bulutangkis beregu Asian Games 2018. Chen Long yang turun di partai ketiga, mengalahkan Jonatan Christie dengan skor 19-21, 21-16, 21-18.

Pertandingan berdurasi panjang selama 94 menit ini begitu menguras tenaga, ini merupakan catatan rekor baru bagi Jonatan. Penampilan Jonatan sebetulnya cukup baik di game pertama, bermain rapi dan jarang membuat kesalahan, Jonatan terus merepotkan Chen.

Di game kedua dan ketiga, penampilan Jonatan terus menurun. Pergerakannya tak secepat game pertama. Banyak smash nya yang kurang akurat dan gagal melewati net. Jonatan juga meminta pahanya disemprot cairan penahan rasa sakit karena ada otot yang tertarik.

“Saya sudah tahu dari awal, melawan Chen Long tidak akan mudah dan tidak akan berlangsung cepat. Dengan tipe lawan yang reli, harus banyak reli panjang. Dari game pertama sudah siap habis-habisan. Memang ada otot yang ketarik, tapi namanya pertandingan, saya harus selesaikan, apalagi ini pertandingan beregu, sebisa mungkin bermain baik dan mati-matian,” kata Jonatan usai pertandingan,” kata Jonatan.

“Ada pergerakan yang melambat karena otot tertarik, Chen Long sudah membaca itu. Setelah poin 15-12 itu dia lebih fokus banyak tarik dari badan saya, otomatis saya banyak lari. Saat itu sudah 80 menit lebih, memang agak mengganggu. Tapi saya harus berjuang mati-matian sampai istilahnya titik darah penghabisan,” tambahnya.

Pengalaman bertanding dengan durasi panjang hari ini menjadi pengalaman berharga bagi Jonatan. Apalagi di babak kedua ia langsung bertemu Shi Yuqi, pemain Cina yang merupakan unggulan pertama.

“Main 94 menit itu memang rekor baru saya, jujur saya lebih percaya diri. Chen Long sebagai pemain terbaik dunia, saya jadi percaya diri bahwa saya bisa untuk bermain panjang, jadi ke depannya saya tidak takut untuk main long rally dan tahan-tahanan lagi. Jadi bagaimana sebisa mungkin diskusi dengan pelatih untuk menyiapkan strategi khusus untuk pertandingan individual,” ujar Jonatan.

“Saya dan Shi sudah bertemu enam kali. Bisa dibilang berhadapan dengan pemain Tiongkok akan seru dan alot, tidak akan cepat selesai. Pasti akan saya antisipasi dengan besok istirahat, sebisa mungkin balikkan kondisi otot, dan sebagainya,” tambah Jonatan.

Sementara itu, saat berita ini diturunkan, Cina telah memastikan medali emas bulutangkis beregu putra Asian Games 2018 lewat kemenangan Zhang Nan/Liu Cheng atas Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dengan skor 21-18, 17-21, 21-18. (*)/Eko Widodo

Sumber: Sumber: Tim Humas Dan Media PP PBSI

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo1280 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password