Drama Perpanjangan Waktu Iringi Kemenangan Scorpio Jakarta Atas GMC Cirebon

DENPASAR – SportsChannelIndonesia – Luar biasa semangat juang Generasi Muda Cirebon (GMC) di laga pembukaan Srikandi Cup 2018-19. Bertanding di lapangan netral GOR Merpati Denpasar, Bali, Scorpio menang dengan skor tipis 59-57 (22-33). Biarpun kalah, GMC menunjukkan semangat juang luar biasa.

GMC terus memimpin selama tiga kuarter (13-8, 33-22, dan 41-39). Bencana terjadi kuarter ketiga ketika andalan GMC Cirebon, Kristi Rumambi mengalami kram. Ia pun harus ditarik keluar.

“Kristi kram. Namun semuanya adalah pelajaran berharga bagi kami,” ucap pemilik GMC, Wahyu Gunarto, dalam wawancara usai pertandingan dalam program acara GREAT GMC di www.sportschannelindonesia.co.id.

Pada wawancara di awal Program, asisten pelatih Hengky mengaku strategi yang dilakukan adalah coba menghentikan dua mesin angka Priscillia Karen dan Delaya Maria. “Kalau perlu kita akan lakukan dobel tim untuk mencegah mereka berkembang,” ucap Hengky.

Sementara di paruh waktu pertama, manajer Steven Kurniawan, mengaku senang dengan hasil yang diperoleh di paruh waktu pertama. “Namun, saya juga mencemaskan kondisi fisik para pemain. Semoga mereka tahan,” ucap Steven.

Tim pendatang baru Scorpio Jakarta membuktikan mereka tidak boleh diremehkan di ajang Srikandi Cup musim ini, Scorpio menang dramatis. GMC Cirebon yang musim ini ditangani oleh pelatih asal Korea Tae Hi-han, sebenarnya tampil bagus secara Spartan dengan karakter permainan negeri gingseng yang mengandalkan kecepatan dan pertahanan yang ketat dari awal wilayah lawan.

Kuarter Neraka

Walau unggul, namun sebenarnya laju permainan anak-anak Cirebon tersebut mulai terkejar pada kuarter ketiga. Hal itu dikarenakan cedera yang dialami kapten tim mereka Christie Apriyani pada pertengahan kuater ketiga, sehingga pelan tapi pasti Scorpio mulai memperkecil margin ketertinggalan mereka. Meskipun GMC masih mampu unggul tipis satu bola di 10 menit berikutnya, namun Scorpio Jakarta mulai “panas” menemukan irama permainan sesungguhnya.

Siti Getanamira pemain berposisi point guard Scorpio Jakarta yang musim lalu menjadi tulang punggung GMC Cirebon, menjadi salah satu pemicu kebangkitan timnya. Puncaknya, pemain bernomor punggung 23 itu berhasil melepaskan tembakan tiga angka untuk menyamakan kedudukan menjadi 50-50 di sisa waktu tinggal 9 detik dan memaksa GMC Cirebon mengambil waktu time out.

Sayangnya pemain GMC Cirebon tidak mampu membuat angka tambahan lagi, hingga memaksa laga memainkan waktu tambahan selama lima menit. Dibabak overtime ini, Scorpio akhirnya berhasil menyudahi perlawanan GMC Cirebon 59-57.

Usai pertandingan, Siti Getanamira mencatatkan dirinya menjadi pendulang poin terbanyak untuk timnya (13 poin) sedangkan dari GMC Cirebon, Nikytta Phillipus berhasil mencetak torehan double-double (14 poin dan 15 rebound).

“Saya sedih sekali kalah. Menyesakkan sekali,” ucap Nikytta Phillipus, usai pertandingan. Nikytta tampak sangat sedih karena kekalahan itu. Lain halnya dengan Budi Wardoyo, pelatih Scorpio.

“Saya pelatih yang berfilosofi bertahan. Di awal memang anak-anak terlambat panas dan defense mereka tidak terlalu bagus. Justru ketika saya memainkan para pemain lapis kedua mereka sangat menolong dengan defense dan rebound. Kenapa saya tidak memainkan Siti diawal, saya tahu kemampuan dia. Secara psikologis juga supaya dia tampil “gereget”melawan eks timnya musim lalu, “ komentar Budi Wardoyo, pelatih Scorpio Jakarta.

“Ini bukan soal pembuktian apa-apa, mungkin ini game pertama dan kita terlambat panas dan masih penyesuaian. Tadi saya tampil lepas saja, meski tahun lalu saya bemain bersama mereka,” ujar Siti yang musim ini kembali memperkuat tim asalnya Scorpio.

“Cederanya Christie dikuarter kedua memang sedikit mempengaruhi, sebab dia pemain yang bisa mengangkat moral permainan dilapangan. Anak-anak sebenarnya bermain bagus dengan ciri khas permainan ala Korea, namun mereka sedikit lengah saat bertahan pada kuarter keempat,” kata Henki, asisten pelatih GMC Cirebon.

Pertandingan selanjutnya Scorpio Jakarta akan berhadapan dengan Sahabat Semarang, pada hari Rabu (28/11). Sedangkan GMC Cirebon bermain pada hari Kamis (29/11) melawan Flying Wheel Makassar. Eko Widodo

Foto: Toto Dharmadji/SportsChannelIndonesia

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo688 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register