breaking news New

Final Four Proliga 2018-19: POPSIVO Menang, Amankan Peluang Angka di Kediri

KEDIRI – SportsChannelIndonesia – Tim putri Jakarta PGN Popsivo Polwan dan Jakarta BNI 46 saling jegal untuk dapat mengamankan poin di putaran pertama final four Proliga 2019. Kemenangan pun mampu diraih PGN Popsivo dengan 3-1 (25-23, 22-25, 27-25, 25-21) dalam laga yang digelar di GOR Joyoboyo Kediri, Jawa Timur, Minggu (10/2).

Permainan sengit langsung diperlihatkan oleh kedua tim. Jakarta PGN Popsivo Polwan ingin membuktikan bisa tampil yang terbaik dari pertandingan sebelumnya, mereka harus mengakui kekalahan dari Jakarta Pertamina Energi dengan skor telak 0-3. Sehingga memasuki lapangan pun mereka langsung intens menyerang walaupun beberapa kali skor dapat disamakan lawan, mereka mampu mengamankan set pertama 25-23.

Memasuki set kedua BNI 46 langsung membalikkan keadaan dengan menekan. Walaupun skor sama 7-7, dan akhirnya perjuangan Tri Retno Mutaiara dkk pun berhasil dengan 25-22.

Memasuki set ketiga pertandingan sempat ditunda selama satu jam 7 menit, karena hujan dan ada sedikit bocor di lapangan. Meski sempat istirahat ternyata kedua tim masih tetap memanas, Popsivo pun terus memimpin, tapi BNI 46 tak membiarkan begitu saja hingga sampai akhir terus berkejaran, dan akhirnya Amalia Fajrina dkk amankan set ketiga 27-25.

Permainan sengit kembali diperlihatkan kedua tim. Aprilia Manganang mampu mendominasi permainan dengan smes kerasnya. Dan BNI 46 tak mampu keluar dari tekanan sehingga tertinggal 16-13, Popsivo pun tidak mengendorkan pertahanan dan mampu mengakhiri laga 25-21.

Pelatih PGN Popsivo Polwan, Chamnan Dokmai mengaku bahwa sebenarnya pemain Indonesia itu bagus. Namun, salah selalu mengatakan kesalahan di receive seperti saat kalah lawan Jakarta Pertamina Energi yang kalah 3-0. Padahal ketika lihat di statistik sebenarnya set ketiga dan kedua timnya hanya membuat lima kesalahan di receive sehingga itu yang harus diperbaiki adalah pola pikir di lapangan.

“Sebenarnya saat set pertama sebenarnya yang bagus. Setelah berhenti taktiknya hilang cuma menghandalkan power saja. Mereka tidak bisa kombinasi setelah berhenti terlalu lama juga mainnya lebih hati-hati karena licin,” kata Chakman usai pertandingan.

“Sebenarnya kita tidak memberi apa-apa tapi lebih kepada saran saja. Pemain Indonesia sebenarnya bagus tapi ketika melakukan kesalahan kadang pola pikirnya masih mikir ini itu, sehingga menyalahkan diri sendiri dan takut. Bahkan kalau mereka memilik mental yang bagus mungkin Thailand juga akan kesulitan menghadapi pemain Indonesia,” ujar Pelatih Popsivo, Chamnan Dokmai, usai pertandingan.

“Sebenarnya sistem di proliga sedikit merugikan. Kalau di Thailand dan Korea biasanya yang sudah berada di peringkat pertama itu tinggal menunggu untuk final dan hasil dari ketiga tim. Tapi disini harus bertanding semua,” papar Doman.

“Kalau untuk di Malang jadwal tidak ada yang merugikan kita. Kita lawan Pertamina terakhir jadi pertamina tidak bisa main mata dengan BNI 46. Semua tergantung kita, kita tahu pertandingan mana yang penting buat kita ambil. Kalau kita bisa ambil bjb dan BNI kita bisa peringkat dua nantinya. Adanya De La Crus juga bisa membantu menaikkan mental anak-anak, saya juga masih cari cara untuk bagaimana membuat De La Cruz tidak dimainkan,” tambahnya.

Disisi lain, Pelatih Jakarta BNI 46 Risco Herlambang mengatakan tadi saat memasuki set ketiga anak asuhnya mulai naik tapi karena hujan harus terhenti. Namun ia mengaku jika sebenarnya hal itu tidak bisa dijadikan alasan.

“Di set keempat mungkin faktor keberuntungan juga ya. Mungkin tidak beruntung untuk kami, jujur buat saya kalau lihat materi pemain tipikal BNI kan mainnya bukan tipikal power. Jadi sebenarnya tim kita itu benar-benar mengandalkan receive bagus, kalau bagus ya kita bisa optimal,” kata Risco.

“Kekalahan ini ya buat evaluasi di malang, karena saat ini kan kita ada di rangking tiga. Jadi nanti di Malang harus, walaupun berat harus menang tiga kali tapi ya kita tetap optimis, kita masih ada persiapan,” tuntasnya. */eko widodo

Sumber: Humas PBVSI; Proliga 2018-19

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo1020 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password