breaking news New

Malaysia Open 2018: Gregoria Mengaku Tak Dapat Imbangi Kecepatan Marin

KUALA LUMPUR – SportsChannelIndonesia – Gregoria Mariska Tunjung belum dapat menciptakan kejutan di babak pertama Malaysia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 750. Ia takluk di tangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Carolina Marin (Spanyol), dengan skor 4-21, 21-18, 8-21.

Pada game pertama, Gregoria benar-benar tak dapat menemukan pola permainannya. Ia mencoba bangkit di game kedua dan penampilannya pun membaik. Sebaliknya, Marin tak nyaman dengan irama permainan yang diterapkan Gregoria.

“Di game pertama, saya terlalu fokus dengan kecepatannya. Saya memikirkan harus begini begitu untuk mengimbangi kecepatan. Padahal seharusnya saya bisa menyiasati. Jadinya saya terbawa irama permainan Marin. Mungkin karena ini pertama kalinya saya berhadapan dengan dia,” ungkap Gregoria usai laga.

“Marin punya kecepatan yang stabil dari awal sampai akhir permainan. Waktu di game kedua saya bisa membatasi polanya. Saya lebih berani reli dan bisa memperlambat tempo permainan,” kata Gregoria.

“Saat bisa memenangi game kedua, saya pikir saya punya peluang di game ketiga. Tetapi di game ketiga, saya sudah tidak bisa mengikuti polanya. Saya tidak bisa mengimbangi kecepatannya. Saya diaturnya. Mungkin daya tahan saya masih kurang, kecepatan kaki saya tidak bisa stabil dari awal. Itu yang paling saya rasakan,” jelasnya.

Sementara itu, Fitriani juga tak dapat mengatasi perlawanan Sung Ji-hyun, unggulan ketujuh dari Korea. Fitriani dikalahkan Sung usai berduel selama 69 menit dengan skor 11-21, 24-22, 12-21.

Sektor tunggal putri masih belum dapat mengirim wakil ke babak kedua. Sebelumnya, Dinar Dyah Ayustine juga terhenti di babak pertama setelah dikalahkan Akane Yamaguchi, unggulan kedua dari Jepang, dengan skor 21-17, 12-21, 13-21. Eko Widodo

Sumber dan Foto: Tim Humas Dan Media PP PBSI

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo1020 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password