breaking news New

Seminar Nasional Mental Olahraga: Persiapan Mental Atlet Menuju PON 2020 Papua

Dedeh Erawati dalam presentase di seminar nasional Mental Olahraga. (Foto: Eko Widodo/Sports Channel Indonesia)

JAKARTA – SportsChannelIndonesia – Dunia kampus olahraga kembali bergelora di tahun yang baru 2019. Sebuah seminar nasional digelar di kampus universitas negeri Jakarta (UNJ). Seminar nasional mental olahraga ‘Persiapan Mental Atlet Menuju PON 2020 Papua’ digelar 8 Januari di kampus A UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur.

Tidak hanya seminar nasional. Pada 9-10 Januari dilanjutkan dengan Pelatihan Mental Olahraga di kompleks UNJ. Beberapa pembicara dan pemateri dihadirkan di acara itu.

Pada acara seminar olahraga, bertempat di Aula Latif Gedung Dewi Sartika Kampus A, ada keynote speaker dari Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Hariadi Said, MS dengan judul “Peran Ilmu Psikologi sebagai salah satu Rumpun Keilmuan Olahraga dalam mencapai high performance atlet.”

Seminar juga menghadirkan pembicara lain. Ketua Asosiasi Pelatih Mental Olahraga Indonesia, Dr. Miftakhul Jannah, M.Si. Juga hadir kandidat doktor yang juga mantan atlet nasional lari gawang, Dedeh Erawati, M.Pd. dengan materi “Peran Kekuatan Mental Dalam mendukung high performance Atlet Elite’.

“Dalam seminar ini, kami menegaskan tentang peran ketangguhan mental dalam olahraga prestasi. Seminar ini juga diikuti dengan presentasi hasil penelitian di bidang psikologi olahraga dan ilmu keolahraragaan,” ucap Tirto Apriyanto, M.Si. ketua rumpun ilmu psikologi olahraga FIK UNJ, saat diwawancara.

“Untuk menggapai sebuah prestasi di olahraga, dibutuhkan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang meliputi fisiologi olahraga, biomekanika olahraga, sosiologi olahraga, filsafat olahraga, dan psikologi olahraga,” ucap Hariadi.

Sementara menurut Dedeh, diperlukan penanganan yang objektif dan bersifat individual untuk setiap atlet. “Bentuk-bentuk penanganan psikologis terhadap setiap orang bersifat individual yang disesuaikan berdasarkan karakter, latar belakang pendidikan, masalah yang dialami, serta tujua yang diharapkan,” papar Dedeh.

“Pada akhirnya, diharapkan selalu pelatih berkomunikasi dua arah yang positif agar selalu dapat membada respon yang muncul. Pelatih juga harus memasukkan progran khusus mental (termasuk konsentrasi), di dalam setiap persiapan serta melakukan kontrol dan evaluasi agar semua perkembangan dapat dideteksi dan dianalisis,” pungkas Dedeh. Eko Widodo

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo1140 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password