Susy Susanti Soal Tim Putri: Tunggal Ada Kemajuan, Ganda Diluar Dugaan

Susy Susanti Soal Tim Putri: Tunggal Ada Kemajuan, Ganda Diluar Dugaan (Foto: PP PBSI)

JAKARTA – SportsChannelIndonesia – Tim putri Indonesia mengakhiri pertandingan beregu Asian Games 2018 dengan raihan medali perunggu. Hasil ini memenuhi target PBSI yang membidik satu medali dari nomor beregu putri. Indonesia dikalahkan Jepang dengan skor 1-3.

Satu-satunya kemenangan diraih Gregoria Mariska Tunjung yang mengalahkan pemain ranking dua dunia, Akane Yamaguchi di partai pertama. Sementara Fitriani yang turun di partai ketiga melawan Nozomi Okuhara, takluk dengan skor 21-19, 4-21, 10-21.

Tim putri Indonesia berada di urutan kelima dalam daftar unggulan. Dalam perjalanan ke semifinal, Indonesia mengalahkan Korea yang lebih dijagokan, dengan skor 3-1.

“Target sebetulnya kita setidaknya medali, meskipun memang secara ranking kita berada di bawah Korea kemarin di perempat final. Kami memberikan kejutan dengan mengalahkan Korea di perempat final, ini menjadi semangat lagi untuk anak-anak tampil di semifinal,” kata Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI.

“Sebenarnya masih ada kesempatan, baik dari ganda atau Fitri bisa tahan sedikit paling tidak bisa lebih ramai lagi pertandingannya. Tapi ini hasilnya, saya cukup senang dengan progres atlet-atlet kita mulai dari semangat juang dan perlawanan mereka hari ini luar biasa,” tambah Susy.

Susy juga menyebutkan bahwa tim putri Indonesia memang akhirnya harus mengakui jika secara individual, tim Jepang memang rata-rata di atas pemain Indonesia. Di atas kertas, Jepang memang lebih jauh diunggulkan.

“Atlet kami sudah berjuang maksimal. Kami bahkan sempat unggul 1-0 lewat Gregoria, ini menjadi satu catatan tersendiri bahwa sebetulnya kalau kita mau, dan kita berusaha, kita bisa, tidak ada yang tidak mungkin,” imbuh Susy.

“Di atas kertas mulai dari tunggal pertama, peluangnya sudah 45:55. Ini menjadi bahan pembelajaran bagi kami mengapa kami menang atau kalah hari ini. Secara susunan dan kekuatan, memang semua dari tunggal pertama, kedua, ketiga, semua di atas kami. Tapi bukan berarti kami kalah,” ungkap Susy.

“Di ganda pertama pun sama, saya mungkin masih berpikir bahwa wakil ganda akan memberikan perlawanan ketat, hari ini kebalikannya. Ganda putri kalahnya lebih mudah dibanding tunggal putri,” tambahnya.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu belum berhasil menyumbang angka di partai kedua setelah dikalahkan oleh Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, dengan skor 13-21, 12-21. Pasangan Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris juga menyerah di tangan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, dengan skor 13-21, 10-21. Eko Widodo

Sumber: Tim Humas Dan Media PP PBSI

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo1280 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password