breaking news New

Swiss Open 2019: Dua Ganda Putri Indonesia Dihadang Unggulan

BASEL, SWISS – SportsChannelIndonesia – Dua wakil ganda putri Indonesia harus terhenti di babak kedua turnamen Swiss Open 2019. Pasangan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto lebih dulu dihentikan Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, unggulan kedua asal Bulgaria, dengan skor 20-22, 12-21, Kamis (14/3).

Yulfira/Jauza yang sudah unggul game point 20-16, tak dapat menyelesaikan permainan. Mereka kehilangan enam poin berturut-turut dan akhirnya menyerah di game pertama. Pada game kedua, penampilan Yulfira/Jauza terus menurun, kakak beradik Stoeva begitu menguasai jalannya pertandingan.

“Waktu game point itu, lawan pertahanannya semakin rapat, sedangkan saya buru-buru. Waktu poin 18 ada bola tanggung malah dilepas, saya kira itu out, saya kepikiran, sayang sekali itu, harusnya dapat poin,” ujar Jauza saat diwawancara Badmintonindonesia.org.

“Di game kedua, kami mau membalikkan keadaan seperti awal game pertama, tapi lawan sudah membaca pola kami. Jadi seperti dimana-mana sudah dijaga mereka, mau seperti game pertama tapi kami tidak bisa mengendalikan. Lawan tidak mengubah pola, tapi bola-bola kami sudah ketebak,” jelas Yulfira.

Konsentrasi dan kesabaran di poin-poin kritis memang menjadi hal yang patut diperbaiki oleh Yulfira/Jauza.

“Kendala kami dari pertama partneran ya kalau di poin kritis, buru-buru, padahal sudah leading. Saat mau balikin seperti awal lagi susah. Jadi kami harus bermain lebih tenang, lebih sabar dan lebih fokus,” beber Yulfira.

Sementara itu, pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Agatha Imanuela juga harus mengakui keunggulan Chen Qingchen/Jia Yifan (Tiongkok). Fadia/Agatha takluk dari unggulan pertama tersebut dalam dua game langsung dengan skor 17-21, 14-21. Dengan hasil ini, maka sektor ganda putri belum berhasil mengirim wakil ke babak perempat final. */Eko Widodo

Sumber: Humas dan Media PBSI; Badmintonindonesia.org

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo1195 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password