Tinju: Beatrix Sugoro, Saya Gagal Membalas Kekalahan

Beatrix Sugoro: Saya Gagal Membalas Kekalahan.

JAKARTA – SportsChannelIndonesia – Perasaan ingin membalas kekalahan memang sangat membara dalam dada Aldiani Beatrix Sugoro. Makanya, dia berjuang habis-habisan dalam pertarungan tiga ronde saat menghadapi petinju Taiwan, Yuting Lin di kelas Terbang (48-51kg) putri yang berlangsung di Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/8).

Namun, ambisi Beatrix tidak kesampaian dan kalah telak 0-5.

Dari ronde pertama hingga ketiga, Beatrix tampil didikte Yiting Lin yang unggul tinggi tubuh dan jangkauan. Banyak pukulan yang dilepaskan Beatrix tidak mengenai sasaran karena Lin yang merupakan juara Test Event Tinju Asian Games ke-17 itu bertarung dalam jarak jangkauannya dan cepat menghindar.

“Saya sudah berusaha maksimal tetapi saya gagal membalas kekalahan. Pukulan yang saya lepaskan memang banyak yang tidak mengenai sasaran karena lawan cepat menghindar dan selalu menjaga jarak,” kata Beatrix yang ditemui usai pertarungan.

Ya, Beatrix untuk kedua kalinya mengalami kekalahan dari Yuting Lin. Sebelumnya, dia kalah pada saat Test Event Tinju Asian Games ke-18, Februari lalu.

Dengan kegagalan ini, Beatrix meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Saya mohon maat karena telah gagal meraih prestasi. Ke depan, saya akana berusaha lebih meningkatkan prestasi sehingga bisa membawa harum nama bangsa dan negara,” katanya.

Nasib yang sama juga menimpa Christina Marwan Jembay yang turun di kelas Bulu (54-57kg) putri. Dia harus mengakui keunggulan petinju putri Vietnam, Vy Thi Voung. “Saya tidak bisa tampil maksimal karena kondisi saya belum pulih dari cedera kaki,” ujar Christina Jembay.

Pada pertandingan Sabtu (25/8/2018), Indonesia akan menurunkan empat petinju. Yakni, Mario Blasius Kali yang akan berhadapan dengan Thiwanka S Paleha Muturanweluge (Sri Lanka) di kelas Layang putra (46-49kg), Libertus Gha menghadapi Dorji Wangdi (Bhutan) di kelas Welter Ringan (64kg) putra. Petinju Sunan Agung Amoragam menghadapi Laisulla Azizah (Afghanistan) di kelas Bantam (56kg), dan Huswatun Hasanah berhadapan dengan Farida Pupova (Kyrgistan) di kelas Ringan (57-60kg) putri. */eko

Author: Eko Widodo

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

Share this post

Eko Widodo1280 Posts

Pernah bekerja di Tabloid BOLA selama lebih dari 20 tahun. Berpengalaman dalam dunia jurnalistik olahraga dan liputan olahraga internasional ke lima benua selama lebih dari 20 tahun. Memilik gelar akademik STP dalam bidang Teknologi Pertanian; MM dalam Manajemen Pemasaran; dan Ph.D. dalam bidang pendidikan olahraga.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password